Flash News
No posts found

Belum Ada Pendaftaran, Warga Semakin Ngebet

Warga memendam keinginan segera memanfaatkan Pasar Wonokerto, Kecamatan Sale.

Warga memendam keinginan segera memanfaatkan Pasar Wonokerto, Kecamatan Sale.

Sale – Warga Desa Wonokerto Kecamatan Sale kembali menanyakan kapan Pasar Wonokerto dioperasikan. Pasalnya, pasar yang menghabiskan anggaran dari pemerintah pusat sebesar Rp 4,6 Miliar tersebut, sampai hari Minggu (04 Maret 2018) belum terlihat tanda – tanda akan diresmikan.

Warga menantikan pembukaan pasar itu, karena mereka ingin berjualan, sehingga meraup penghasilan sehari – hari.

Siti Batiah salah satunya. Kebetulan rumah yang ditempati bersebelahan dengan Pasar Wonokerto. Saat pembangunan, tanah pengerukan pasar, dibuang ke halaman samping rumahnya. Ia tidak mempermasalahkan hal itu, asalkan nantinya memperoleh kesempatan bisa berjualan di Pasar Wonokerto. Begitu beroperasi, halaman depan rumahnya siap dijadikan tempat parkir. Sedangkan dirinya ingin membuka warung kecil – kecilan.

“Saya tanya kapan pasar dibuka, kalau iya saya tak ikut jualan. Nanti di depan sini mau buka parkir, lalu saya bisa jualan di dalam. Tiap kali saya tanya ke pekerja yang mengerjakan pasar, mereka jawabnya nggak tahu, “ ungkapnya.

Hal senada diungkapkan Ngatini, warga Desa Wonokerto yang selama ini berjualan sayur di Pasar Krempyeng Wonokerto. Menurutnya, sampai sekarang belum ada informasi kapan pendaftaran pedagang dimulai. Ia berharap bagi warga sekitar pasar, nantinya dapat diprioritaskan mendapatkan lokasi berjualan.

Dengan jualan di pasar baru, menurut Ngatini jam bukanya bisa lebih lama. Beda dengan Pasar Krempyeng, mulai sehabis Subuh dan sudah tutup mendekati pukul 09 pagi.

“Tempat baru belum ditempati, jadi kami belum bisa membandingkan enak mana dengan pasar Krempyeng. Tapi yang jelas berdagang di pasar baru, bisa lebih lama. Cuman kami belum tahu kapan dibuka pendaftaran. Penginnya sich kelak tempat jualan digratiskan, “ ujar Ngatini sambil terkekeh.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Dan UMKM Kabupaten Rembang, Akhsanudin menanggapi Pasar Wonokerto belum dioperasikan, karena menunggu penyelesaian administrasi penyerahan hibah dari Kementerian Perdagangan Kepada Pemkab Rembang.

“Kalau masalah penyerahan hibah sudah beres, Pemkab akan menempuh tahap berikutnya, yakni menyiapkan operasional pasar, termasuk pendaftaran pedagang, “ tandasnya. (MJ – 81).

2 Komentar

  1. pabrik kaos anak murah

    Semain pemerintah memperhatikan warha semakin baik perekonomian nya.

    konveksi jakarta pusat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *