Flash News
No posts found

Proyek Jalan Amburadul, Pemborong Dituntut Cepat Turun Tangan

Jalan antara Desa Sukorejo - Randuagung Kecamatan Sumber yang dihotmix, sudah mengalami kerusakan, Kamis (08/03).

Jalan antara Desa Sukorejo – Randuagung Kecamatan Sumber yang dihotmix, sudah mengalami kerusakan, Kamis (08/03).

Sumber – Hingga hari Kamis (08/03) pemborong belum bertanggung jawab atas kerusakan jalan antara Desa Randuagung – Sukorejo Kecamatan Sumber. Padahal ruas jalan itu baru selesai dihotmix, sekira akhir tahun 2017 lalu.

Kepala Bidang Jalan Dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang Kabupaten Rembang, Gendro Wiyono saat dikonfirmasi menduga jalan Randuagung – Sukorejo cepat rusak di beberapa titik, karena tidak adanya saluran drainase yang memadai. Begitu hujan deras, air menggerus lapisan aspal. Gendro memastikan pemborong yang wajib memperbaiki kerusakan, karena proyek masih tahap pemeliharaan.

Saat pihaknya bertanya kepada pelaksana proyek, mereka menjanjikan baru akan turun tangan pekan depan.

“Kontur tanah agak lembek, karena drainase di situ nggak maksimal menampung air hujan. Tapi Jalan masih pemeliharaan pihak ketiga. Mereka sudah kami tanya, baru bisa mengerjakan Minggu depan, “ ungkap Gendro.

Anggota Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Rembang, Puji Santoso mengatakan pihaknya sudah memberikan rekomendasi kepada instansi terkait, agar proyek jalan hotmix yang rusak antara Randuagung – Sukorejo Kecamatan Sumber cepat ditangani. Ia khawatir pelaksana baru memperbaiki mendekati masa pemeliharaan 6 bulan selesai.

Akibatnya, ketika jalan rusak lagi, mereka bisa lepas tanggung jawab, berdalih masa pemeliharaan telah selesai. Puji sendiri merasa heran, kenapa jalan baru diperbaiki, ternyata selang beberapa bulan sudah rusak. Sedikitnya, ada 10 titik, 3 diantaranya termasuk parah.

“Rekomendasi dari Komisi C, segera perbaiki jalan tersebut, tanpa harus menunggu lama. Biar kita bisa mengontrol. Lha kalau mleyot lagi menjelang masa pemeliharaan selesai, kita nggak punya kesempatan menekan rekanan untuk memperbaiki. Jika tanahnya masih labil, harus dikeruk dulu. Jangan hanya ditambal aspal, pasti akan mudah ambles, “ terang politisi Gerindra ini.

Puji menambahkan dari hasil pengawasan, sementara kerusakan yang paling memprihatinkan terjadi di ruas jalan Randuagung – Sukorejo Kecamatan Sumber. Jalan itu merupakan bagian proyek peningkatan jalan antara Landoh Kecamatan Sulang sampai Sekararum Kecamatan Sumber, senilai Rp 2,3 Miliar.

Sedangkan untuk proyek ruas jalan lain, umumnya sudah baik. Kalaupun kualitas kurang, bisa lekas dibenahi sesuai spesifikasi perencanaan. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *