Flash News
No posts found

Ancaman Netralitas Media, Diibaratkan Daging Kolesterol

7 tokoh di berbagai bidang menerima penghargaan dari PWI Jawa Tengah.

7 tokoh di berbagai bidang menerima penghargaan dari PWI Jawa Tengah.

Pemalang – Media dihadapkan pada ancaman goyahnya independensi, di tengah – tengah perhelatan kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jawa Tengah, hingga hari pemungutan suara 27 Juni mendatang.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah, Amir Machmud menyampaikan hal itu, ketika memberikan sambutan dalam puncak peringatan Hari Pers Nasional di Pendopo Kabupaten Pemalang, Jum’at malam (09/03).

Amir mengibaratkan sikap keberpihakan media seperti daging yang mengandung kolesterol. Ada beberapa pilihan. Ketika media tidak netral, seperti daging terus ditelan, sehingga suatu ketika akan merasakan dampak buruk kolesterol.

Ada pula yang menelan daging, setelah itu dimuntahkan kembali, menandakan media setengah – setengah dalam bersikap. Sedangkan kondisi paling aman, tidak menyentuh daging penuh kolesterol sama sekali, sehingga media benar – benar menjaga netralitasnya. Ia mengingatkan media untuk mempertahankan 3 matra, yakni membuat berita yang akuntable, menjaga disiplin verifikasi dan mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.

“Lalu kita akan memilih yang mana, tadi temen – temen Ketua PWI se Jawa Tengah sudah sepakat, untuk tetap konsisten menjaga independensi. Tidak menyentuh daging penuh kolesterol itu sama sekali, “ tuturnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko mendukung sikap PWI, selama hiruk pikuk pemilihan Gubernur & Wakil Gubernur. Ia berharap kepada media jangan hanya menelisik program masing – masing pasangan calon. Namun juga bisa mengupas lebih dalam, rekam jejak calon dan apa saja yang sudah pernah mereka perbuat.

“Kalau program kan nanti aplikasinya setelah calon jadi, saya berharap calon – calon ini dikupas track recordnya, apa saja yang telah dilakukan. Biar masyarakat tahu, sebelum menentukan pilihan, “ ungkap Heru.

Ketika puncak peringatan HPN tingkat Jawa Tengah, PWI Jateng menyerahkan penghargaan kepada 7 orang tokoh yang dinilai memberikan andil. Diantaranya Setyowati selaku pelopor peningkatan kesejahteraan masyarakat, Djunaedi Bupati Pemalang sebagai tokoh peduli tekhnologi informasi tingkat desa, Ahmad Ari Pratiwi tokoh tekhnologi tepat guna, dengan karya alat pengusir tikus, kemudian Supriyatno Dirut Bank Jateng menjadi bankir pro UMKM, Sri Puryono Sekda Jawa Tengah sebagai birokrat peduli seni budaya bangsa. Penghargaan juga diserahkan kepada kiai pengayom semua umat, Kiai Ahmad Darodji, Ketua MUI Jawa Tengah, serta pembuat aplikasi kuliner lokal, Pulung Artianto. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *