Flash News
No posts found

Ketika Bupati Bikin Kaget, Sebut Bukan Untuk Pencitraan

Bupati Rembang, Abdul Hafidz saat berada di balai desa Pasedan Kecamatan Bulu, Sabtu (10/03).

Bupati Rembang, Abdul Hafidz saat berada di balai desa Pasedan Kecamatan Bulu, Sabtu (10/03).

Bulu – Bupati Rembang, Abdul Hafidz sempat mengagetkan perangkat desa Pasedan Kecamatan Bulu. Pasalnya, Bupati pada hari Sabtu (10/03) tak seperti biasa beraktivitas di ruang kerja, tetapi justru memilih ngantor di Balai Desa Pasedan.

Abdul Hafidz mengungkapkan begitu tiba di balai desa, sejumlah perangkat bertanya – tanya, apakah ada sesuatu. Ia memastikan bukan ingin pencitraan, tetapi sebatas untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. Apalagi saat ini ada sejumlah kebijakan pemerintah yang perlu disampaikan. Mulai kartu tani untuk menebus pupuk bersubsidi, pembagian beras Rastra bagi keluarga miskin maupun perkembangan dana desa.

“Perangkat desa kan pada nanya, iki ono opo, ya saya tegaskan tidak untuk pencitraan. Tetapi saya masuk ke desa – desa semacam ini, ingin mendapatkan saran maupun informasi sebanyak – banyaknya dari warga , “ kata Bupati.

Begitu Bupati tiba, tak berselang lama, datang kalangan kepala desa se Kecamatan Bulu dan pegawai kecamatan ikut menyusul. Mereka turut memberikan masukan bagi kemajuan pembangunan, khususnya di Kecamatan Bulu.

Kepala Desa Pasedan, Kusman mengaku senang Bupati mau turun ke kampungnya. Kebetulan Bupati juga didampingi sejumlah kepala dinas, sehingga pernyataan Bupati, dapat ditindaklanjuti oleh dinas tekhnis.

Selesai tanya jawab, iring – iringan mobil rombongan pejabat bersama kepala desa mengecek jalan antara Pasedan – Sendangmulyo – Mlatirejo. Menurut rencana jalur itu akan ditata, untuk mempermudah mobilitas perekonomian masyarakat di wilayah Kecamatan Bulu bagian barat dengan Bulu bagian timur. Namun Bupati menyampaikan penataan tahun ini belum mampu secara keseluruhan, menyesuaikan dengan alokasi anggaran.

“Rombongan mampir di Desa Pinggan untuk sholat berjamaah. Kemudian mobil pejabat blusukan menembus tengah hutan, jadi maklum banyak goresan akibat nyerempet ranting pohon. Jalan ini sudah lama akan ditata, Pemkab ngasih tahu tahun 2018 akan dimulai. Cuman dicicil bertahap. Kalau sudah lancar, warga dari barat mau ke ibu kota kecamatan, nggak perlu lewat Sulang dulu, “ jelas Kusman.

Setelah Desa Pasedan Kecamatan Bulu, rencananya Bupati ngantor di desa akan digelar bergilir ke desa – desa lain setiap hari Sabtu. Bupati tak ingin sekedar menerima laporan dari jajajarannya, tetapi juga perlu memantau langsung kondisi di pelosok pedesaan. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *