Flash News
No posts found

Menegangkan, Detik – Detik Petugas Damkar Taklukkan Ular Kobra

Ular kobra diamankan dari dalam kandang ayam di pinggir Jl. Slamet Riyadi Rembang.

Ular kobra diamankan dari dalam kandang ayam di pinggir Jl. Slamet Riyadi Rembang.

Rembang – Seekor ular kobra memangsa ayam di dalam kandang yang berhimpitan dengan rumah warga di Jl. Slamet Riyadi, Rembang. Warga berinisiatif melapor ke petugas pemadam kebakaran, untuk membantu menangkap ular yang bisanya sangat mematikan tersebut.

Kandang ayam yang disatroni ular kobra, milik Desinta Ayu Santoso, tepatnya 100 an Meter sebelah selatan Perumahan Sumber Mukti Indah Sumberejo, Rembang.

Desinta menceritakan pada Sabtu pagi (10/03), pamannya berniat membersihkan lingkungan sekitar kandang ayam, yang bersebelahan dengan tembok rumahnya. Semula curiga melihat bangkai anak ayam tergeletak. Rasa kaget kian menjadi, begitu memergoki seekor ular kobra melingkar di dalam kandang. Karena takut menangkap ular tersebut, dirinya bingung harus melapor kemana. Sang paman memutuskan untuk menghubungi regu pemadam kebakaran (Damkar) Pemkab Rembang.

“Setelah saya dilapori ada ular di dalam kandang ya kaget banget. Apalagi dijawab ular kobra yang bisanya terkenal berbahaya. Paman saya kebetulan juga kerja di regu pemadam kebakaran, jadi langsung mengontak rekannya untuk membantu, “ kata Desinta.

3 orang petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. 1 personel, Teguh Wiwoho mencoba menaklukkan ular sepanjang 1,5 Meter itu. Untuk melindungi diri, Teguh mengenakan pakaian pemadam, seperti saat menjinakkan si jago merah. Termasuk helm penutup muka, mengantisipasi kemungkinan semprotan bisa.

Lebih lanjut Desinta menambahkan proses evakuasi ular berlangsung menegangkan. Suara desis ular terdengar cukup keras. Bahkan ular sempat menyerang balik Teguh, dengan cara memathok. Beruntung, sekira 10 menitan, ular bisa ditarik keluar kandang dan berhasil diamankan. Dari tekstur perutnya yang tidak rata, terlihat baru memangsa 3 ekor anak ayam.

Ia membenarkan rumahnya dekat dengan lahan persawahan. Beberapa kali memang pernah ada ular masuk ke dalam rumah, namun bukan ular berbisa.

“Kemarin – kemarin sich ada ular masuk rumah, ukurannya kecil dan itupun nggak berbisa. Saya sendiri was – was kalau lewat sebelah utara rumah, ularnya banyak, yang gede juga ada. Maklumlah dekat sawah, kalau habitatnya sudah rusak, masuknya ke sini mungkin, “ imbuhnya.

Setelah ular kobra dievakuasi, Desinta mengucapkan terima kasih kepada pihak Damkar. Meski sejatinya menangkap ular di luar tugas pokok memadamkan api, ternyata mereka juga sigap menolong masyarakat yang membutuhkan. Tanpa bantuan Damkar, ia tak bisa membayangkan harus melakukan tindakan apa. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *