Flash News
No posts found

Motor Amblas Ketika Ditinggal Sholat, Ulah Pelaku Terekam CCTV

Polisi meminta korban menunjukkan lokasi parkir kendaraan miliknya yang hilang di depan Masjid Jami’ Lasem.

Polisi meminta korban menunjukkan lokasi parkir kendaraan miliknya yang hilang di depan Masjid Jami’ Lasem.

Lasem – Seorang pelaku pencuri sepeda motor terekam kamera pengintai CCTV, saat beraksi di depan Masjid Jami’ Lasem, Sabtu (10/03) sekira pukul 13.30 WIB.

Motor yang digondol adalah Yamaha Mio Soul bernomor polisi K 2454 TM, milik Parman Muslim (53 tahun), warga Desa Sidomulyo Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang.

Menurut hasil olah TKP polisi, awalnya korban baru saja pulang dari Desa Terjan Kecamatan Kragan, mampir ke Masjid Jami’ Lasem, untuk menunaikan ibadah sholat Dzuhur. Motornya diparkir di halaman depan Masjid, tapi kunci masih menempel di stang, karena yang bersangkutan lupa mengamankan.

Setelah sholat, ia keluar dan mendapati kendaraan miliknya sudah hilang. Korban berinisiatif menemui Abdullah Hamid, pengelola perpustakaan Masjid Jami’ Lasem, dengan maksud ingin melihat CCTV yang berhasil merekam tindakan pelaku, sejak hilir mudik di sekitar TKP, hingga membawa kabur motor Yamaha Mio Soul tersebut.

Pengelola perpustakaan Masjid Jami’ Lasem, Abdullah Hamid menjelaskan saat korban mengamati rekaman CCTV, mengenai dugaan siapa pelaku yang terlibat, penilaian dari korban berubah – ubah sampai 3 kali, karena gambar kurang jelas. Menurutnya berbahaya kalau sampai salah orang dan berujung anarkhis massa. Maka ia menyarankan korban segera melapor ke Polsek Lasem, supaya ditindaklanjuti.

“Kan ada warga datang bilang motornya hilang. Saya tanya kejadiannya gimana, ternyata kuncinya menempel, jadi ada unsur teledornya juga. Waktu melihat CCTV, tebakan korban 2 kali berubah. Saya sarankan lapor polisi. Begitu polisi datang dan dicocokkan dengan TKP, tebakan korban mengenai gambar pelaku, berubah lagi. Yang saya takutkan ada salah satu orang dikenali, padahal ia nggak melakukan dan diamuk massa, kan repot, “ ungkapnya.

Hamid menambahkan anggota Polsek Lasem terbilang aktif menggelar olah TKP dan mengumpulkan barang bukti, termasuk rekaman CCTV. Polisi ikut mendokumentasikan rekaman, guna mengidentifikasi pelaku. Dirinya sebatas mengingatkan kepada pengunjung Masjid Jami’ Lasem untuk lebih waspada. Mengingat situasi Masjid sangat ramai, terutama pada jam – jam waktu sholat.

“Polisi datang sekira 3 orang, berjam – jam mereka sabar menunggu mengamati rekaman dan bikin dokumennya. Sampai malam hari kok. Nah, biar peristiwa ini nggak terulang lagi, pengunjung ya harus menjaga barangnya milik masing – masing. Petugas keamanan Masjid tentu nggak bisa mengawasi situasi setiap saat, “ tambah Abdullah.

Pihak Polsek Lasem sampai Minggu sore (11 Maret 2018)  terus menyelidiki kasus tersebut. Kalau melihat ciri – ciri tersangka pelaku dari rekaman CCTV, tampak masih muda.

Kanit Reskrim Polsek Lasem, Ipda Sudibyo menyatakan rekaman CCTV merupakan petunjuk awal. Belum ada kesimpulan siapa pelakunya. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *