Flash News
No posts found

Terbakar Cemburu, Teman Sendiri Ditusuk Membabi Buta

Korban penusukan menjalani perawatan di RS dr. R Soetrasno Rembang.

Korban penusukan menjalani perawatan di RS dr. R Soetrasno Rembang.

Sluke – Gara – gara terbakar rasa cemburu, seorang pemuda di Dusun Culeng Desa Labuhan Kidul Kecamatan Sluke tega membabi buta menusuk temannya sendiri yang masih tinggal sekampung.

Tersangka bernama Ali Mabrur (21 tahun), sedangkan korban penusukan, Ansor Abdullah (20 tahun). Menurut hasil olah TKP dan keterangan sejumlah saksi yang digalang Polsek Sluke, semula pacarnya Ali Mabrur diboncengkan sepeda motor oleh Ansor Abdullah. Padahal Ansor maupun wanita tersebut tidak mempunyai hubungan percintaan. Namun ditanggapi salah paham Ali Mabrur, mengira pacarnya ada “main mata” dengan Ansor.

Singkat cerita, belum lama ini Ali mendatangi Ansor yang kebetulan di rumah sang nenek. Waktu itu tersangka memanggil – manggil nama korban, berdalih ingin diajak untuk mengambil pakan ayam. Karena tidak mau, tersangka masuk ke dalam kamar Ansor. Tersangka mengambil pisau belati yang diselipkan di pinggangnya, kemudian menusukkan berulang kali ke tubuh Ansor yang tengah tiduran. Tusukan pisau mengenai dada, punggung, lengan kiri, pinggang kiri, pinggul kanan, paha kanan dan lutut sebelah kanan.

Setelah melampiaskan emosinya, tersangka kabur. Sedangkan korban yang penuh luka masih sanggup mengendarai sepeda motor, menuju rumah temannya di Dusun Bongko Desa Balongmulyo Kecamatan Kragan. Akhirnya korban dibawa ke Puskesmas Kragan II, untuk menjalani perawatan. Lantaran kondisinya cukup parah, korban dirujuk ke rumah sakit dr. R Soetrasno Rembang.

Kapolsek Sluke, AKP Sunarmin menyebutkan motif penusukan tersebut, dipicu kesalahpahaman tersangka yang terbakar api cemburu. Saat polisi meminta keterangan korban dan wanita pacar tersangka, keduanya sama sekali tidak memiliki hubungan mesra.

“Kondisi korban masih sadar dan dirawat di rumah sakit dr. R. Soetrasno Rembang. Saat kami tanya, antara korban sama wanita pacar tersangka nggak ada rasa tresno kok. Memboncengkan pakai sepeda motor, sebatas hanya ingin menolong, “ terang Kapolsek.

AKP Sunarmin menambahkan sampai Selasa siang (13 Maret 2018), tersangka belum tertangkap, karena diduga kabur keluar daerah. Pihaknya menyerukan kepada Ali Mabrur untuk segera menyerahkan diri kepada aparat kepolisian.

“Kami himbau kepada terlapor lekas menyerahlkan diri di Polsek atau Polres. Sudah kami grebek di rumahnya, nggak ada. Ini kita masih mengumpulkan informasi di sekitar TKP, “ imbuhnya.

Saat ini anggota Polsek Sluke dibackup Tim Resmob Polres Rembang menelusuri beberapa lokasi, guna menemukan keberadaan tersangka pelaku. Menyangkut barang bukti, sudah diamankan aparat Polsek Sluke. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *