Flash News
No posts found

PSIR Lawan PSIS Semarang, Polisi Tak Mau Kecolongan

Pemain PSIR Rembang menyapa suporter, dalam sebuah pertandingan, beberapa waktu lalu.

Pemain PSIR Rembang menyapa suporter, dalam sebuah pertandingan, beberapa waktu lalu.

Rembang – Polres Rembang siap mengerahkan 100 orang personel, untuk mengamankan jalannya pertandingan uji coba, antara PSIR Rembang menjamu PSIS Semarang di Stadion Krida Rembang, Minggu sore (18 Maret 2018).

Kabag Operasional Polres Rembang, Kompol Yohan Setiajid menuturkan jumlah 100 orang aparat sudah cukup, setelah pihaknya berkoordinasi dengan panitia pelaksana pertandingan. Sejumlah masalah yang harus diantisipasi aparat kepolisian, yakni penonton harus steril dari membawa batu, senjata tajam maupun minuman keras.

“Menurut perkiraan panitia, jumlah aparat segitu sudah mencukupi. Begitu penonton mau masuk, seperti biasa nanti kita periksa. Jangan sampai ada yang bawa senjata tajam maupun Miras, karena berbahaya, “ jelasnya.

Kompol Yohan Setiajid menambahkan anggota kepolisian akan dibagi menjadi 3 ring, meliputi di dalam stadion, halaman stadion dan jalan raya di depan stadion. Sistem pengamanan tetap sama seperti halnya kompetisi resmi. Meski pertandingan kali ini hanya persahabatan, namun Polres Rembang tak ingin kecolongan, sehingga berujung gangguan Kamtibmas.

“Ring 1 di dalam stadion sekitar lapangan, kemudian ring 2 di halaman stadion dan ring 3 nya di Jl. Rembang – Blora, depan stadion. Kami anggap skalanya sama seperti kayak kompetisi, meski ini hanya laga uji coba. Polisi nggak boleh memandang remeh, jadi berbagai potensi kerawanan, tetap kami petakan, “ terang Yohan.

Dihubungi terpisah, Ghozali “Fadhlun”, dari Gabungan Suporter Rembang (Ganster) mengaku mendapatkan informasi bahwa jumlah suporter PSIS Semarang yang ingin datang ke Rembang, sangat banyak.

Kebetulan suporter PSIS terbagi dalam Snex dan Panser Biru. Snex sudah konfirmasi akan mengerahkan 1.000 an suporter, sedangkan Panser Biru sampai Sabtu pagi belum menyampaikan angka detail. Namun diperkirakan 1.000 lebih, sehingga totalnya 2.000 suporter PSIS.

“Jadwal kompetisi kemarin kan molor, sedangkan suporter sudah lama nggak menyaksikan pertandingan. Begitu ada uji coba pun, tetap ramai didatangi. Yang penting kita bisa jaga keamanan bareng – bareng, “ tutur pria asli Desa Tlogomojo, Rembang ini. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *