Flash News
No posts found

Keluarga Korban Tewas Semakin Terpukul, Minta Kesadaran Netizen

Truk yang menabrak korban, dalam peristiwa kecelakaan di depan SMA N I Lasem.

Truk yang menabrak korban, dalam peristiwa kecelakaan di depan SMA N I Lasem.

Pancur – Keluarga korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di jalur Pantura depan SMA N I Lasem merasa prihatin, karena foto – foto korban diupload ke media sosial facebook dengan sangat fullgar.

Usai kecelakaan, kebetulan banyak pengguna jalan yang melintas, mengambil gambar korban, Dwi Yunita Sari (15 tahun), dengan menggunakan kamera telefon selular. Gambar pun menyebar cepat melalui facebook, padahal kondisi jasad korban sangat memprihatinkan. Dwi berasal dari Desa Kalitengah Kecamatan Pancur, tercatat sebagai siswi kelas X SMA N I Lasem.

Paman korban sekaligus Kepala Desa Kalitengah Kecamatan Pancur, Ansori mengaku keberatan apabila foto korban di TKP dipampang di facebook secara fullgar, tanpa disamarkan atau sensor sama sekali. Menurutnya, tindakan tersebut sama saja menambah kesedihan keluarga korban. Mereka sudah shock kehilangan anak, tetapi kenangan pahit itu selalu teringat, manakala jasad korban terus – terusan ditampilkan. Ia berharap pengguna internet atau netizen lebih bijak dalam mengupload gambar.

“Terus terang saya prihatin dan keronto – ronto mas, melihat foto korban beredar di facebook. Kami keberatan, karena sangat fullgar. Bayangkan kalau korban adalah keluarga yang upload, apa ya tega melihat gambar seperti itu. Mohon bisa memahami kesedihan keluarga, “ tuturnya.

Ansori menambahkan keponakannya tersebut selama ini dikenal pintar dan aktif dalam organisasi sekolah. Kala itu yang bersangkutan dipercaya oleh sekolah, akan mengikuti lomba olimpiade Matematika. Meski libur, namun Dwi tetap datang ke sekolah untuk berkonsultasi mengenai rencana lomba, sekaligus menghadiri kegiatan palang merah remaja (PMR). Belum sampai terlaksana, Dwi menghembuskan nafas terakhir akibat kecelakaan.

“Ya keponakan saya itu pantas jadi kebanggan keluarga. Waktu itu libur, karena siswa kelas XII ada ujian. Dia kan masih kelas X, kabarnya mau ikut kegiatan PMR sama sekalian konsultasi mengenai rencana olimpiade Matematika. Semoga Dwi mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya, “ imbuh Ansori.

Sebelumnya, Dwi Yunita Sari mengalami kecelakaan di depan SMA N I Lasem, Senin (19/03) pukul 10.00 WIB. Motor korban tertabrak truk tronton, saat Dwi akan belok masuk ke dalam sekolahnya. Jenazah Dwi dimakamkan di pemakaman umum Desa Kalitengah Kecamatan Pancur, Senin sore. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *