Flash News
No posts found

Warga Pertanyakan Kualitas Jalan, Baru Dibangun Sudah Rusak

Jalan hotmix di Desa Ketangi Kecamatan Pamotan cepat rusak, meski sudah ditambal.

Jalan hotmix di Desa Ketangi Kecamatan Pamotan cepat rusak, meski sudah ditambal.

Pamotan – Warga mengeluhkan pengaspalan jalan hotmix di jalur Desa Ketangi Kecamatan Pamotan yang cepat rusak. Meski belakangan sempat diperbaiki, namun sudah muncul tanda – tanda kerusakan lagi. Hal itu berbeda dengan proyek aspal hotmix di Desa Sendangagung Kecamatan Pamotan, yang kondisinya jauh lebih bagus.

Mulyono, seorang warga Desa Ketangi mengatakan antara kampungnya dengan Desa Sendangagung kebetulan bertetangga. Saat peningkatan jalan, kebetulan pemborongnya berbeda. Begitu jadi dan dilewati masyarakat, ternyata jalan di Desa Ketangi cepat rusak. Sementara jalan di Desa Sendangagung tampak masih kuat dan lebih bagus.

“Saya kok heran, waktu penggarapan bareng. Beban muatan tampaknya ya nggak jauh berbeda. Tapi kenapa yang jalan di Desa Ketangi ini kok cepat rusak. Mohon ini menjadi bahan perhatian Pemkab. Kalau seperti di Desa Sendangagung itu, aspalnya tebel, mulus, bagus kok, “ ujar Mulyono.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz menanggapi jalan rusak seusai diperbaiki, faktornya bermacam – macam. Salah satunya tekstur tanah. Ia menduga kontur tanah antara di Desa Ketangi dengan Desa Sendangagung berbeda, sehingga berimbas terhadap kekuatan aspal.

Namun menurutnya lebih baik rusak sekarang, karena saat ini masih tahap pemeliharaan selama 6 bulan. Manakala rusak pada masa tersebut, menjadi tanggung jawab penyedia jasa atau pemborong.

“Soal kondisi tanah itu baru perkiraan saya, karena keawetan jalan bukan hanya dipengaruhi beban muatan saja. Bisa jadi dasar tanah Sendangagung lebih bagus. Yang bisa kami pastikan selama 6 bulan setelah proyek selesai, masih tanggung jawab pemborong. Nanti kita urus, biar diperbaiki. Setelah 6 bulan ya menjadi tugas Pemkab, “ terangnya.

Proyek jalan aspal hotmix tak kuat bertahan lama tidak hanya terjadi di Desa Ketangi Kecamatan Pamotan saja. Kondisi serupa juga menimpa ruas jalan antara Desa Sukorejo sampai Desa Randuagung Kecamatan Sumber. Aspal hotmix sudah banyak yang hancur. Sempat ditambal, kini rusak lagi. Padahal anggaran yang dikucurkan mencapai miliaran rupiah. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *